Assalamualaikum..
Post kali ini saya akan mencoba mengangkat tema yaitu LATAH. Latah adalah ketidak sadaran diri seseorang dalam mengatakan kata-kata tertentu secara sepontan, biasanya latah terjadi ketika seseorang terkejut atau kaget.
Pada dasarnya manusia memiliki dua bagian di otak yang berkaitan dengan bahasa. bagian otak yang pertama berfungsi memberi reaksi terhadap apa yang di lihat dan di dengar, sedangkan bagian yang kedua berfungsi mencerna makna terhadap apa yang di lihat dan di dengar. dan pada keadaan normal keduanya akan saling mendukung.
Nah pada kasus ini seseorang yang memiliki penyakit latah lebih cenderung menggunakan bagian otak yang berfungsi memberi reaksi sehingga, ketika seseorang yang latah ketika terkejut mendengar atau melihat sesuatu yang tidak biasa ia langsung bereaksi.
Dalam ilmu kedokteran Latah terbagi atas empat golongan :
1. Ekolali (Mengulangi perkataan orang lain)
2. Ekopraksia (Meniru gerakan orang lain)
3. Koprolalia (Mengucap kata-kata yang di anggap Tabu atau Kotor )
4. Automatic Obedience (Melaksanakan perintah secara sepontan pada saat terkejut )
Berikut Adalah Cara Mengatasi Latah :
1. dengan psikoterapi. Psikiater akan mengajak pasien
berbicara dan membukakan apa yang selama ini menjadi tekanan.
2. Jika latah itu sudah sampai ke tingkat kecemasan, misalnya
konsentrasi penderita cepat buyar, atau dia selalu mengaitkan segala sesuatu ke
arah seks, penderita perlu diberi obat anti cemas.
3. Cara lain adalah dengan behavior therapy (terapi perilaku).
Di Amerika pasien menjalani behavior therapy dengan cara disetrum. Penderita
disuruh menonton film dewasa, jika dia latah dia distrum. Di Indonesia behavior
therapy dilakukan dengan cara yeng lebih halus. Penderita di suruh menonton
film dewasa dan adegan itu direkam. Saat hasil rekaman diputar, pasien akan
merasa malu ketika melihat dirinya latah.